Spesialisasi Jurusan, Positif dan Negatifnya

(Ditranskrip dari hasil tanya jawab dengan Mahyuddin, S.Sos.I Alumni STM Langsa Jur. BG Tahun 1990)

bang

Bang Din (begitu panggilan akrab Mahyuddin yang juga seorang PNS di Kantor BKD Kota Langsa) ketika ditanyai mengenai STM, beliau berkomentar, “STM kini telah menjadi sebuah sekolah unggulan dibandingkan dengan sekolah kejuruan lainnya, seperti SMEA dan SMKK. Hal tersebut dibuktikan dengan antusias para orang tua yang ingin melanjutkan sekolah anaknya ke STM.”

Menurut Bang Din, “Apa perbedaan yang mendasar dari para alumni (lulusan) “STM sekarang” dan “STM yang dulu” (Sebelum Berubahnya Sistem Pendidikan), sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa Sistem Pendidikan STM dahulu lebih menekankan kedisiplinan dengan menerapkan sanksi-sanksi yang berat bagi pelanggar peraturan sekolah ?”

“Memang, seiring berubahnya iklim pendidikan dinegeri ini, banyak sekali yang berubah pada STM Langsa, dan saya berbaik sangka, bahwa kesemuanya itu diterapkan guna meningkatkan mutu pendidikan. Namun disisi lain, Sistem pendidikan yang sekarang, menurut saya, kurang menekankan sisi kedisiplinan. Saya juga mendengar dari beberapa siswa STM yang saya tanyai bahwa, hukuman-hukuman seperti yang kita ketahui bersama, itu kini ditiadakan. Dan ini mungkin memberi pengaruh besar bagi pendidikan mental para lulusan STM.” Jelas Ayah dari 2 orang anak ini.

Bang Din, “Bagaimana menurut abang tentang Spesialisasi jurusan yang dahulu hanya 5 jurusan, sekarang dispesialisasikan sehingga menjadi banyak jurusan ?”

“Memang setiap program dari program yang telah dipilih dan dijalankan oleh para pemimpin STM memiliki dampak positif dan negatifnya. Saya melihat, bahwa spesialisasi jurusan ini menjadikan generasi yang khusus dibidangnya. Adapun lulusan STM era 2000 kebawah tidak memiliki keahlian yang khusus seperti itu, namun mereka mengetahui banyak hal dan mampu mengerjakan pekerjaan yang bukan jurusannya. Contohnya, lulusan jurusan TPL (Teknik Pengolahan Logam), tetapi ia juga mampu masang dan memperbaiki peralatan kelistrikan (Seperti; Setrika Listrik, Radio dll). Dan kemampuan seperti ini tidak lagi dimiliki para lulusan STM setelah tahun 2000. Inilah yang merupakan dampak negatif dari Spesialisasi jurusan tersebut.” Demikian ungkap Bang Din.

Bang Din, “Apa harapan yang akan abang sampaikan jika bertemu dengan guru-guru STM nantinya ?”

“Harapan saya tidak banyak, Semoga para pendidik (yakni para guru) lebih memfokuskan kepada kinerja mereka dan menekankan kepada siswa STM bahwa pengetahuan tentang teknologi itu tidak terbatas kepada jurusan, tetapi siswa STM harus menjadi orang-orang yang “banyak tau” dan “tau banyak”.

Demikian tanya jawab admin bersama Bpk. Mahyuddin,S.Sos.I Pegawai kantor BKD Kota Langsa yang juga Alumni STM Langsa. Sebenarnya banyak sekali yang ingin beliau utarakan berkenaan STM Langsa yang kini berubah nama menjadi SMK Negeri 2 Langsa, namun sayang beliau tidak memiliki banyak waktu untuk berbincang-bincang bersama admin.

Iklan

Posted on Januari 5, 2008, in Dari Alumni. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Selamat buat STM Langsa

    Semoga jaya selalu, perkenalkan diri saya Muhammad Nazli alumni tahun 1987, dengan jurusan Mesin Produksi (kala itu).

    Harapan saya STM Negeri Langsa, tetap akses dan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.

    Wassalam
    Muhammad Nazli

  2. komentar saya ,bagai mana kalau pendidikan di stm yang ke depan.harus di barengi dengan pendidikan menguasai komputer yang luas.wassalam

    • ya sekarang STM (SMKN 2 Langsa telah membuka jurusan baru berkaitan dengan komputer, yakni RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), TKJ (Teknik Komputer Jaringan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: