Nasir: Aku Tak Betah Diam di Rumah

nasirHidup adalah dinamis, bergerak dan tidak statis. Inilah yang menjadi keyakinan teman kami satu ini, Nasir yang nama lengkapnya Muhammad Nasir ini adalah Alumni STM Negeri Langsa Jurusan Mesin Produksi (MP-2). Kini ia bekerja pada proyek-proyek pengeboran di seluruh nusantara (tapi tidak bersama inul si ratu ngebor). (foto yang berkacamata hitam).

Nasir adalah salah satu teman kelasku yang paling diingat teman-teman kami dulu, sebenarnya ada 1 Nasir lagi di kelas kami, tapi Nasir yang ini berbeda, karena rasa humorisnya sering membuat kami tertawa gelak dalam kelas. Sehingga satu hari saja dia tidak hadir, suasana kelas seakan sunyi. Satu lagi teman yang hampir seimbang kelucuannya adalah M. Zailani (Jai) yang sering mengocok perut kami, bukan karena humornya, tapi karena penampilannya yang lucu, yang kalau berbicara seakan mengejek orang lain… hahahahaha… -jai dah lama aku tidak melihat dirimu-

Oke, Kembali ke lap top…

Seruway, dari sanalah M. Nasir berasal. Tapi waktu sekolah, Nasir tidak setiap hari dari rumahnya di Seruway ke sekolah, Nasir menjadi anak kost di Lr. Gabungan. Jarak kos-kosan-nya yang dekat sering kami manfaatkan untuk cabut sekolah waktu itu… Ngumpul di kosnya, bukan untuk makan-makan, karena memang tidak ada makanan di kamarnya -maklum anak kos-, tapi kami duduk-duduk saja bermain gitar, dengan lagu barat, lagu yang penyanyinya gak tau arti apalagi yang mendengarnya. Setelah puas bermain gitar dan bernyanyi lagu-lagu barat, mata kami berubah menjadi biru seperti mata orang-orang barat (bule). hihihihi…

Di kelas, Nasir termasuk di tingkat menengah dalam pelajaran, yang mungkin teman-teman lain ragu akan kemampuan dirinya. Bahkan dirinya menceritakan bahwa orang-orang kampungnya meragukan dirinya bisa menjadi ornag sukses. Kini dia telah membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi orang sukses. Dia memulainya dengan banyak keluar daerah, mengikuti berbagai trainning sampai akhirnya ia mendapat sertifikat pengeboran di Cepu.

Maju adalah kedepan

Nasir Stm ptk 20140515_100039Hidup yang statis/diam tidak akan membawa perubahan, ia mesti dinamis, bergerak, maju menuju sesuatu yang lebih baik… Ini mungkin yang bisa diambil dari perjalanan hidup seorang Muhammad Nasir, yang terus menapaki tangga-tangga kehidupan naik keatas dan maju kedepan.

Bagi kalian, adik-adik Alumni STM Negeri Langsa -dimana pun berada- (waduh kayak penyiar radio rusak ni…), yang saat ini masih menganggur, masih berharap pekerjaan di kota sendiri, masih betah diam dirumah, Cobalah keluar daerah, Bergeraklah menuju perubahan, berjuang, dan jangan diam dirumah, bumi ini luas, pergilah merantau, bertebaranlah diatas muka bumi ini, carilah kehidupan yang lebih baik. Jangan takut terlantar di negeri orang, terlantar di negeri orang itu masih lebih baik daripada terlantar di kampung sendiri.

Manfaatkan kontak telepon kakak-kakak alumni STM Negeri Langsa yang ada di seluruh penjuru dunia ini, mintalah bantuan dan arahan mereka, kami yakin mereka akan mengarahkan kalian ke jalan yang lurus, jalan yang diridhai Allah, eh, maksudnya ke jalan yang bisa kalian tempuh untuk mendapatkan pekerjaan.

Terima kasih kepada M. Nasir yang telah membagikan cerita hidupnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi adik-adik kita yang lain, dan bagi siapa saja yang membaca tulisan ini. Thank to all.

Posted on Mei 15, 2014, in Dari Alumni and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: